Beranda » Wisata Bandung » Wisata Kota Bandung » Gunung Manglayang Bandung

Gunung Manglayang adalah gunung berapi yang terdiri dari lava dan abu vulkanik yang mengeras atau biasa disebut dengan  gunung berapi komposit(strotovolcano). Memiliki ketinggian 1818mdpl dan terletak diantara Bandung dan Sumedang, namun karena jalur pendakian yang populer adalah dari Bandung ,seringkali tempat ini dikenal dengan sebutan Gunung Manglayang Bandung.

Lokasi Dan Akses Menuju Gunung Manglayang Bandung

Secara Administratif, Gunung Manglayang Bandung terletak diantara dua daerah yakni Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang. Jalur yang umum dilalui ialah melalui Bandung, tepatnya memiliki pintu masuk melalui area curug Cilengkrang, Ciporeat, Kabupaten Bandung. Gunung ini terletak pada deretan gunung Burangrang, Tangkuban Perahu, Bukit Tunggul, dan Gunung Manglayang.  

Untuk menuju kesana, disarankan menggunakan kendaraan pribadi, sebab masih jarang transportasi umum untuk jurusan ke Gunung Manglayang. Kalaupun menggunakan transportasi umum, angkutan yag tersedia dari Cilengkrang ialah menggunakan ojek atau angkutan pedesaan yang ada pada jam tertentu.

Jalur Pendakian Gunung Manglayang Bandung

Gunung Manglayang bandung memiliki beberapa jalur pendakian. Ada lima jalur yang disarankan bagi pendaki khususnya pendaki pemula. Jalur-jalur ini seringkali digunakan untuk berbagai kegiatan alam, sehingga aman untuk dilalui saat melakukan kegiatan pendakian.

1. Jalur Curug Cilengkrang

Jalur ini berdekatan dengan pintu masuk curug Cilengkrang, tepatnya di sebelah kiri warung terdapat jalan setapak yang cukup landai. Cukup dengan mengikuti jalan tersebut yang menanjak, melewati hutan pinus, semak belukar, dan akhirnya tiba di puncak Gunung Manglayang Bandung.

Untuk sampai ke puncak membutuhkan waktu selama 1-2 jam dari curug sampai tiba di puncak gunung. Tips saat mendaki melalui jalur ini adalah untuk tidak mengikuti jalur yang turun, karena jalur tersebut menuju kembali ke arah curug.

2. Jalur Tugu Kostrad

Jalur ini merupakan area untuk latihan anggota TNI. Letaknya di sebelah barat dari pintu masuk curug Cilengkrang. Diawali dengan jalan setapak yang biasa dilalui motor trail dan menuju ke arah punggungan bukit sebelah barat. Setelah itu akan terdapat jalur persimpangan dan untuk menuju puncak adalah yang lurus naik keatas hingga menuju ke Tugu Kostrad.

Kemudian masih lurus mengikuti jalan setapak hingga pepohonan pinus terakhir dan akhirnya tiba di puncak.  Disarankan untuk berhati-hati saat lewat jalur ini sebab terdapat banyak jurang tersembunyi yang biasa digunakan latihan TNI. Waktu tempuh pada jalur ini memakan waktu 3-4 jam.

3. Jalur batu Kuda

Jalur ini merupakan jalur termudah karena hanya tinggal lurus saja mengikuti jalan setapak hingga tiba di puncak. Terletak di Cileunyi, Kabupaten Bandung dan berada di kawasan wisata Batu kuda, pendaki yang melalui jalur ini setelah melewati tugu kuda akan disuguhi pemandangan hutan pinus, lalu bertemu tebing yang sama seperti saat melewati jalur cilengkrang, dan tiba di puncak. Melewati jalur ini membutuhkan waktu selama 2 Jam.

4. Jalur Barubereum

Terdapat di daerah Kampus Unpad Jatinangor, merupakan jalur terjal dan jarang menemui jalan datar sehingga disebut jalur yang paling susah dalam pendakian Gunung Manglayang Bandung. Dari pintu masuk diawali mengikuti jalur berbatu ke arah kiri, kemudian melewati perkebunan jeruk  nipis, lurus keatas hingga menemui persimpangan menuju puncak bayangan di jalur kiri dan menuju puncak utama di jalur kanan. Waktu yang dibutuhkan untuk melalui jalur ini ialah 2-3 jam perjalanan.

5. Jalur Kiara Payung

Masih di kawasan Jatinangor, jalur ini berdekatan dengan jalur Brubereum. Kiara Payung merupakan bumi perkemahan dan merupakan salah satu jalur pendakian Gunung Manglayang Bandung. Jalur ini adalah yang paling terjal dan berdebu. Namun pemandangan dari jalur ini adalah yang paling indah. Sebab pendaki dapat menyaksikan sunset dan sunrise saat berada di sisi timur puncak. Butuh waktu selama 3 jam untuk melalui jalur ini.

Tips Aman Mendaki Gunung Manglayang Bandung

Meskipun gunung Manglayang Bandung bukan gunung yang tinggi, peralatan dan perbekalan standard bagi pendaki wajib untuk dibawa. Jalur yang dilalui bukan jenis yang mudah, apalagi saat musim penghujan.  Selanjutnya, hendaknya para pendaki menjaga etika terutama saat berada di hutan. Seperti membawa sampah turun kembali, tidak buang air di sembarang tempat, serta sebisa mungkin untuk tidak berkata kasar.

Berwisata dan menyatu dengan alam merupakan hal yang lumrah bagi setiap orang untuk menenangkan pikiran. Gunung Manglayang Bandung dapat menjadi salah satu referensi untuk menjauh sejenak dari rasa jenuh terhadap rutinitas harian.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.