Home » Umroh » Sejarah Dan Wukuf Di Padang Arafah

Padang arafah merupakan tempat berkumpulnya para jemaah haji. Tempat suci itu memutih dengan gema takbir dari para jemaah. Sejak jaman dahulu, tempat suci itu tak pernah sepi terlebih ketika masa lebaran haji.

Padang pasir yang bernama arafah ini merupakan sebuah tempat yang berada di kota mekah, arab. Tempat tersebut menyimpan banyak sejarah, khususnya bagi umat muslim. Lalu bagaimana sejarahnya?

Sejarah Padang Arafah

Nabi ibrahim adalah bapaknya para nabi. Dikisahkan, jaman dahulu nabi ibrahim as menginginkan anak. Namun, sejak pernikahan yang telah lama dijalaninya, ia belum juga dikaruniai seorang buah hati.

Lalu, Allah Swt mendengar doa nabi ibrahim as. Pernikahan nabi ibrahim as dengan sarah pun akhirnya dikaruniai seorang putra bernama ismail as. Namun, suatu ketika ibrahim bermimpi. Dalam mimpinya Allah swt memerintahkan nabi ibrahim as untuk menyembelih putranya sendiri. Tentu saja, hal itu membuat nabi ibrahim as sedih.

Nabi ibrahim as mencari tahu apakah mimpi tersebut benar dari Allah swt? Ketika ia tahu itu perintah Allah swt. Ia pun siap untuk menyembelih putranya, dipadang arafah pada tanggal 10 dzulhijah.

Tapi ternyata itu semua tidak terjadi, karena Allah swt menggantinya dengan seekor kambing. Allah swt hanya ingin menguji kesabaran dan ketakwaan dari seorang nabi ibrahim as.

Nabi adam juga memiliki sejarah di padang pasir tersebut. Tempat itu menjadi pertemuan antara nabi adam dengan siti hawa setelah mereka turun dari surga. Mereka diturunkan karena melakukan dosa dengan memakan buah khuldi. Sehingga keduanya diturunkan kebumi.

Hal tersebut telah Allah swt jelaskan dalam Al Quran. Keduanya sama-sama memohon ampunan Allah. Dalam Alquran disebutkan, “Keduanya berkata, Ya Tuhan, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS al-A’raf: 23).

Makna Wukuf Di Padang Arafah

Kisah nabi ibrahim as dan juga nabi adam as memberikan pelajaran yang sangat luar biasa. Bahwa manusia yang berbuat salah bisa mendekatkan diri kepada Allah swt. Arafah adalah tempat untuk berdoa dan mengingat kembali dosa yang dilakukan.

Saat melakukan ibadah haji, seluruh jemaah akan melaksanakan wukuf. Karena wukuf adalah rukun haji, sehingga wajib dilaksanakan.

Wukuf sendiri pun memiliki arti secara bahasa berdiam diri. Sedangkan menurut istilah, berarti meninggalkan segala aktivitas untuk beberapa jam dan memulai berdiam diri. Berdiam diri disini dalam arti merenung dan mendekatkan diri kepada ALLAH swt
Di sana para jemaah haji akan berdiam diri, dan berdzikir dan bertaubat kepada Allah Swt.

Waktu dimulainya wukuf adalah saat matahari tergelincir atau waktu zuhur hingga matahari terbenam. Mazhab hambali berpendapat bahwa waktu wukuf dimulai terbitnya matahari tanggal 9 dzulhijah. Saat melaksanakan wukuf, para jemaah haji harus suci. Boleh berdoa menggunakan bahasa arab maupun bahasa ibu.

Sebab itulah, wukuf di Padang Arafah menjadi puncak momen yang sangat istimewa bagi umat muslim yang melaksanakan haji. Untuk mendapatkan pengampunan, seperti Allah SWT mengampuni dosa nabi Adam. Dan juga untuk berserah diri layaknya nabi Ibrahim as.

Itulah beberapa penjelasan tentang sejarah dan juga makna wukuf di Padang Arafah. Bagi yang merindukan para nabi, juga ingin mendekatkan diri pada Allah SWT, silakan pergi ke tempat tersebut. Insyaallah Allah mengampuni dosa hambanya yang ingin bertaubat

# Share this information with your friends

No comments yet

Please write your comments

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required.

Your Comment*Your Name* Email Address* Your Website

Contact Us

If you have any questions, please contact us.