Beranda » Umroh » Syarat Sah Umroh Agar Pahala Dapat Diraih

Bagi orang yang beragama islam yang akan melakukan kegiatan umroh sebelum melakukannya harus mengetahui syarat sah umroh . Hal ini wajib diketahui oleh orang yang beragama islam apalagi yang akan melakukan umroh dan tidak boleh sampai ada yang terlewat karena kata sah memiliki arti diterima tidaknya ibadah kita.

Berdasarkan hadis pun dikatakan jika kita melakukan ibadah dengan khusu maka insya allah ibadah kita akan mendapatkan pahala. Dengan cara  melakukan ibadah umroh yang khusu pasti pahala akan kita dapatkan. Para jamaah umroh yang akan berangkat umroh perlu mempelajari banyak hal yang berkaitan dengan kekhusuan ibadah umroh.

Bagaimana caranya agar ibadah umroh dapat diterima dan kita mendapatkan pahalanya. Berikut ini akan dijelaskan hal apa saja yang perlu diperhatikan para jamaah umroh :

Berstatus Agama Islam

Syarat sah umroh yang pertama harus diperhatikan oleh para jamaah umroh yaitu status kepercayaan masing-masing yaitu agamanya. Agar ibadah umroh dapat diterima tentu wajib status kepercayaan agamanya adalah agama islam. Jika bukan agama islam namun ingin melakukan umroh maka wajib bagi orang itu masuk dulu dalam agama islam.

Sesuai dengan ketentuan umroh bahwa jika tidak berstatus agam islam tentu nanti ibadah umrohnya tidak diterima. Jadi, yang pertama harus dilakukan oleh para jamaah yang akan melaksanakan umroh wajib statusnya beragama islam secara syariat islam dan tercatat di Kartu Tanda Penduduk sebagai warga negara yang statusnya agama islam.

Berakal Sehat

Secara syariat keislaman dan tercatat dalam Kartu Tanda Penduduk sebagai agama islam selanjutnya adalah berakal sehat. Mempunyai akal sehat ini wajib diperhatikan pula oleh para jamaah karena melakukan ibadah harus dengan kesadaran diri seratus persen.

Syarat berakal sehat juga selain berkaitan dengan kesadaran berkaitan pula dengan kegiatan yang lainnya karena orang yang akalnya tidak sehat tentu berbeda dengan yang berakal sehat. Jika kita memiliki akal sehat maka ibadah umroh akan diterima, namun tetap saja harus tetap memperhatikan hal yang lainnya. juga 

Pada bagian ini harus diperhatikan karena jangan sampai nantinya terjadi ada jamaah yang dinyatakan berakal sehat namun nanti dalam ibadah umroh melakukan kegiatan yang mencerminkan seperti orang yang tidak berakal sehat. Dengan demikian penting sekali para jamaah yang akan berangkat umroh mengetahui hal ini.

Memiliki Istitaah

Selanjutnya yaitu harus memiliki istitaah. Pengertian istitaah yaitu dapat diartikan sebagai kekuatan fisik seseorang yang akan melakukan ibadah umroh. Ibadah umroh merupakan ibadah yang akan membutuhkan tenaga maka istitaah atau kekuatan fisik merupakan hal wajib karena dianggap hal yang penting dalam ibadah umroh agar ibadah umroh dapat diterima.

Sudah Baligh

Selanjutnya para jamaah umroh adalah sudah baligh. Biasanya baligh di sini secara peraturan negara sudah berumur 17 tahun namun dalam syariat islam seseorang dapat dikatakan baligh jika sudah mengalami menstruasi bagi perempuan dan bagi laki-laki ditandai dengan sudah pernah mengalami mimpi bersetubuh dan hasil dari mimpinya mengeluarkan mani/sperma.

Sudah Merdeka

Syarat sah yang terakhir yaitu harus sudah merdeka. Merdeka di sini berarti orang yang pergi umroh bukan merupakan budak. Ibadah umroh dilakukan dengan memakan waktu yang cukup lama maka setiap jamaah yang akan berangkat dipastikan sudah merdeka dan tidak menimbulkan kepentingan dari seorang tuannya jadi berantakan karena budaknya pergi.

Syarat sah umroh yang sudah diketahui maka jangan sekedar diketahui namun harus laksanakan sesuai dengan syariat agar ibadah umroh yang dilakukan nantinya dapat diterima dan sah.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.