Tata Cara Manasik Umroh Lengkap

25 October 2019 174x Umroh

Home » Umroh » Tata Cara Manasik Umroh Lengkap

Banyak yang acuh dan merasa tidak penting mengetahui cara manasik umroh, padahal wajib mengikutinya terlebih dahulu demi kelancaran perjalanan ibadah. Manasik umroh yaitu simulasi praktik ibadah yang dilakukan sesuai dengan tata cara yang disyariatkan. Proses simulasinya pun dibuat sesuai dengan kondisi yang ada di tanah suci. 

Manasik umroh biasanya dilakukan dua kali, tapi hal itu tergantung dari pembimbing masing-masing. Penjelasan pada manasik umroh meliput rukun dan tata cara pelaksanaannya. Pada umumnya manasik dilakukan sepuluh kali sebelum keberangkatan dan dilanjutkan ketika tiba di Madinah. Berikut ini tata cara pelaksanaan manasik umroh, di antaranya :

1. Ihram

Ketika hendak melakukan ihram, dianjurkan membersihkan bulu kaki, bulu ketiak, jenggot, kumis, kuku dan rambut. Mandi dari ujung rambut sampai ujung kaki dan usahakan membersihkan sela-sela jari tangan dan kaki. Setelah itu, segera berwudhu.

Setelah mandi, kenakan pakaian ihram yang dianjurkan. Laki-laki mengenakan pakaian yang tidak dijahit dan tidak membentuk anggota tubuh. Adapun perempuan dilarang mengenakan cadar dan memakai kaos tangan. Pakaian ihram perempuan sama ketika hendak melakukan shalat, menutupi aurat dan tidak menampakkan lekuk tubuh.

Boleh memakai wewangian ketika hendak berniat, tapi setelah melafalkan niat maka tidak dianjurkan. Setelah segala sesuatunya selesai, dirikanlah shalat. Jika waktu shalat bertepatan dengan salat wajib maka lakukan shalat ihram setelah shalat wajib. Bisa juga menggantikan shalah ihram dengan shalat wajib.

Larangan ketika berihram yaitu menggunjing, berdebat, bertengkar, berkata buruk. Selama ihram membaca talbiyah dan diselingi dengan bershalawat. Adapun bacaan talbiyah yaitu “Labaik allahumma labaik, labaik la syarika laka labaik, innal hamda wan ni’mata laka wal mulku, la syarika laka”. 

2. Tawaf

Tawaf dilakukan di Masjidil Haram dengan mengelilingi ka’bah sebanyak 7 kali putaran. Mengelilingi ka’bah sambil membaca takbir dimulai dari Hajar Aswad sampai dengan kembali ke posisi semula. Sebelum melakukan tawaf, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu suci dari hadast, niat melakukan tawaf, dan menutup aurat.

Sebelum melanjutkan ke ibadah selanjutnya, disunnahkan meminum air zam-zam terlebih dahulu. Adapun bacaannya yaitu Allahumma inni as’aluka ilman nafi’an wa rizqan wasi’an wa syifaan kulli dain wa saqami.  

3. Sa’i

Cara manasik umroh selanjutnya ialah aktifitas lari-lari kecil dari Bukit Safa ke Bukit Marwa. Terlebih dahulu memulai dari Safa, naik dengan posisi menghadap ka’bah. Kemudian mengangkat kedua tangan dengan membaca takbir dan tahmid sebanyak 3 kali berulang-ulang. Membaca doa juga 3 kali dengan diulang sesuai sunnah Rasulullah.

Berjalanlah santai seperti biasa, ketika sudah berada tepat di tanda hijau, barulah berjalan lebih cepat. Setelah selesai, naik lagi ke atas bukit Marwah dengan membaca takbir dan tahmid 3 kali. 

4. Tahallul

Di sini rambut akan dicukur pendek atau bahkan sampai gundul. Bagi perempuan hanya dipotong sebagian saja, sedangkan laki-laki disarankan dicukur sampai habis. Pada proses tahallul, lakukan dari bagian kepala belakang sebelah kanan sambil membaca doa “Allahummaghfir lil muhalliqina wa lil muqoshirin”.

Pemotongan rambut bisa dilakukan oleh siapa saja, tapi bagi perempuan diharuskan dicukur oleh muhrimnya.

Demikian informasi tata cara manasik umroh yang bisa menjadi pedoman dalam menjalankan ibadah umroh. Sebaiknya mempersiapkan diri dengan berbekal fisik yang sehat dan ilmu yang banyak sebelum berangkat. Umroh merupakan sebuah aktivitas ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah, bukan sekedar berwisata jadi harus memahami tata caranya.

# Share this information with your friends

No comments yet

Please write your comments

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required.

Your Comment*Your Name* Email Address* Your Website

Contact Us

If you have any questions, please contact us.