Beranda » Umroh » Urutan Ibadah Umroh Secara Sistematis dan Sesuai Sunnah

Dalam melaksanakan sesuatu agar berjalan dengan baik dan sempurna maka urutannya harus secara sistematis dan sesuai sunnah begitupun dengan ibadah umroh. Dengan demikian para jamaah umroh wajib untuk memahami urutan ibadah umroh secara sistematis dan sesuai sunnah.

Dalam ibadah umroh penting sekali mengetahui kegiatan yang dilakukan dari awal sampai akhir dimulai dengan apa dan diakhiri dengan apa. Agar para jamaah umroh dapat melaksanakan ibadah yang sesuai dan benar maka penting sekali untuk mengetahui hal-hal berikut :

Mandi Besar / Janabah

Hal pertama yang harus dilakukan dalam urutan ibadah umroh yaitu sebelum bepergian hal yang biasa dilakukan oleh kita yaitu mandi terlebih dahulu karena mandi dapat membersihkan dan membuat tubuh lebih segar.

Dalam pelaksanaan ibadah umroh mandi yang dimaksud adalah mandi besar atau sering dikatakan mandi junub. Mandi besar bertujuan untuk mensucikan diri agar ketika kita umroh tubuh sudah bersih dari kotoran yang menempel di tubuh maupun najis. Sehingga, ibadah umroh berjalan dengan lancar dan nyaman pastinya.

Menggunakan Pakaian Ihram

Setelah mandi para jamaah harus menggunakan pakaian ihram. Memilih pakaian di sini aturannya yaitu untuk laki-laki menggunakan pakaian yang berupa kain kemudian dijadikan seperti sarung dan dipakai seperti memakai selendang. Untuk perempuannya bebas dengan catatan harus menutup aurat dan yang nampak hanya wajah dan tangan saja. Untuk perempuan dilarang menggunakan cadar.

Niat

Setelah mandi kemudian berpakaian dengan sesuai syariat selanjutnya yaitu melakukan niat. Segala sesuatu harus diawali dengan niat begitupun dengan ibadah umroh. Niat dilakukan ketika sudah sampai di tempat batas daerah tanah suci. Niat dalam ibadah umroh dilakukan dengan cara membacanya dalam hati yang dilanjutkan dengan sholat sunnah dua rokaat.

Melakukan Thawaf

Sebelum melakukan thawaf dianjurkan talbiyah berhenti dan menuju hajar aswad untuk menyentuhnya dan menciumnya itupun jika mampu untuk melaksanakannya. Kemudian setelah itu thawaf dilakukan dengan jumlah tujuh kali putaran dan mengawali thawaf di hajar aswad kemudian mengakhirinya di hajar aswad lagi.

Melakukan Sa’i

Selanjutnya yaitu melakukan sa’i. Sa’i dilakukan dengan cara menaiki bukit yaitu bukit shafa dan marwah dengan menghadap kiblat sambil mengangkat tangan lalu membaca doa. Dalam melaksanakan sa’i juga para jamaah melakukannya dengan membaca takbir. Setelah itu membaca segala doa yang diinginkan dengan berharap ridho allah agar doa bisa dikabulkan.

Mencukur Rambut

Kegiatan yang terakhir dalam ibadah umroh yaitu dengan mencukur rambut. Mencukur rambut dalam kegiatan ibadah umroh dilakukan jika para jamaah telah selesai melakukan ibadah umroh. Mencukur rambut selalu jadi tanda bahwa ibadah umroh telah selesai dilaksanakan maka urutan ibadah umroh harus sesuai berjalan sistematis dan sesuai sunnah.

Dalam mencukur rambut dalam ibadah umroh tidak usah dicukur semua juga tidak apa-apa karena sunnahnya bagi perempuan minimal tiga helai rambut.

Beberapa hal tersebut merupakan urutan ibadah umroh yang benar. Urutan ibadah umroh harus dimulai dengan mandi besar, berpakaian sesuai syariat yang ditentukan, membaca niat yang dilakukan dalam hati, melakukan thawaf dan sa’i, serta diakhiri dengan mencukur rambut.

Itulah beberapa urutan yang harus dilakukan dalam melaksanakan ibadah umrah. Semua kegiatan harus dilakukan sesuai dengan urutannya jangan sampai urutan ketiga dilaksanakan pada awal kegiatan. Dengan demikian maka ibadah umroh yang dilakukan para jamaah insya allah akan berjalan dengan lancar dan tertib sehingga ibadah terlaksana dengan khusu dan diterima.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.